<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Irwansixsma&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://irwansixsma.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://irwansixsma.wordpress.com</link>
	<description>Menggapai Mimpi</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Apr 2010 10:14:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='irwansixsma.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/ab4be9214ce008de909dc7a77cb9a280?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Irwansixsma&#039;s Blog</title>
		<link>http://irwansixsma.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://irwansixsma.wordpress.com/osd.xml" title="Irwansixsma&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://irwansixsma.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Peninggalan Sejarah Yang Terlupakan</title>
		<link>http://irwansixsma.wordpress.com/2010/04/30/peninggalan-sejarah-yang-terlupakan/</link>
		<comments>http://irwansixsma.wordpress.com/2010/04/30/peninggalan-sejarah-yang-terlupakan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Apr 2010 10:14:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irwansixsma</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irwansixsma.wordpress.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[Kehadiran Museum Rekor Indonesia (MURI) beberapa waktu lalu di Kota Bau-Bau wilayah eks kesultanan Buton propinsi Sulawesi Tenggara memberikan harapan baru bagi masyarakat khususnya di seluruh wilayah ranah Buton. Harapan baru yang telah lama terpendam. Itulah keberadaan benteng Keraton Wolio Buton yang hingga kini tetap berdiri kokoh dan megah diatas puncak kelurahan Melai. Luasnya yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwansixsma.wordpress.com&amp;blog=11621581&amp;post=34&amp;subd=irwansixsma&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span id="more-34"></span></p>
<p style="text-align:left;">
<div id="attachment_36" class="wp-caption aligncenter" style="width: 280px"><a href="http://irwansixsma.files.wordpress.com/2010/04/100_0622.jpg"><img class="size-medium wp-image-36 " title="100_0622" src="http://irwansixsma.files.wordpress.com/2010/04/100_0622.jpg?w=270&#038;h=203" alt="" width="270" height="203" /></a><p class="wp-caption-text">Kota Bau - Bau</p></div>
<p>Kehadiran Museum Rekor Indonesia (MURI) beberapa waktu lalu di Kota  Bau-Bau wilayah eks kesultanan Buton propinsi Sulawesi Tenggara  memberikan harapan baru bagi masyarakat khususnya di seluruh wilayah  ranah Buton.</p>
<p>Harapan baru yang telah lama terpendam. Itulah keberadaan benteng  Keraton Wolio Buton yang hingga kini tetap berdiri kokoh dan megah  diatas puncak kelurahan Melai. Luasnya yang tak kurang dari 22 hektar  lebih melahirkan catatan emas bagi MURI yang mengakui jika Benteng ini  dipastikan sebagai benteng terluas di Nusantara.</p>
<div id="attachment_35" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://irwansixsma.files.wordpress.com/2010/04/3493134302_704a0068c2_b2.jpg"><img class="size-medium wp-image-35" title="3493134302_704a0068c2_b2" src="http://irwansixsma.files.wordpress.com/2010/04/3493134302_704a0068c2_b2.jpg?w=300&#038;h=199" alt="" width="300" height="199" /></a><p class="wp-caption-text">Benteng Keraton.Bau - Bau</p></div>
<p>Namun, MURI juga masih memberikan harapan untuk meraih predikat  ‘Internasional’ sebab benteng Keraton Buton diprediksi bakal menambah  deretan ‘keajaiban dunia’ yakni sebagai benteng terluas di dunia yang  penobatannya kini telah dinantikan masyarakat Buton.</p>
<p>Ada satu hal menarik yang patut diketahui penduduk di Nusantara terhadap  keberadaan benteng Keraton Buton. Yakni sebuah benteng yang tidak hanya  berdiri dan diam membisu. Namun, di dalam kawasan benteng keraton  terdapat aktivitas masyarakat yang tetap melakukan berbagai macam ritual  layaknya yang terjadi pada masa kesultanan berabad abad lalu.</p>
<p>Di dalam kawasan benteng terdapat pemukiman penduduk yang merupakan  pewaris keturunan dari para keluarga bangsawan Keraton Buton masa lalu.  Di tempat ini juga terdapat situs peninggalan sejarah masa lalu yang  masih tetap terpelihara dengan baik. Di tengah benteng terdapat sebuah  mesjid tua dan tiang bendera yang usianya seumur mesjid. Yang dibangun  pada masa pemerintahan Sultan Buton III La sangaji Sultan Kaimuddin atau  dikenal dengan julukan ‘Sangia</p>
<p>Makengkuna’ yang memegang tahta antara  tahun 1591 – 1597.</p>
<div id="attachment_40" class="wp-caption alignright" style="width: 310px"><a href="http://irwansixsma.files.wordpress.com/2010/04/benteng_keraton_buton.jpg"><img class="size-medium wp-image-40" title="Benteng_Keraton_Buton" src="http://irwansixsma.files.wordpress.com/2010/04/benteng_keraton_buton.jpg?w=300&#038;h=191" alt="" width="300" height="191" /></a><p class="wp-caption-text">Maha Karya Seni</p></div>
<p><a href="http://irwansixsma.files.wordpress.com/2010/04/baubau-kraton-11.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-39" title="baubau kraton 1" src="http://irwansixsma.files.wordpress.com/2010/04/baubau-kraton-11.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align:left;">
Benteng ini memiliki panjang 2.740 meter yang mengelilingi perkampungan  adat asli Buton dengan rumah-rumah tua yang tetap terpelihara hingga  saat ini. Masyarakat yang bermukim di kawasan benteng ini juga masih  menerapkan budaya asli yang dikemas dalam beragam tampilan seni budaya  yang kerap ditampilkan pada upacara upacara adat.</p>
<p style="text-align:left;">
<p>Warisan lainnya adalah sekitar 100 jenis kain tenunan khas Buton yang  tercipta dari tangan-tangan terampil masyarakat buton. Selain itu  terdapat Keragaman bahasa yang dimiliki masyarakat di wilayah Buton  hingga mencapai ratusan jenis bahasa dengan dialek tersendiri yang  tersebar di 72 wilayah (kadie). Namun, tetap komit menjadikan Bahasa  Wolio sebagai bahasa yang dapat mempersatukan keragam itu. Damai dan  penuh persaudaraan mewarnai kehidupan masyarakat. Hingga negeri ini  selalu damai dan tenteram tak pernah terjadi perselisihan yang membawa  perpecahan.</p>
<div id="attachment_37" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://irwansixsma.files.wordpress.com/2010/04/kota-bau-bau.jpg"><img class="size-medium wp-image-37" title="kota-bau-bau" src="http://irwansixsma.files.wordpress.com/2010/04/kota-bau-bau.jpg?w=300&#038;h=197" alt="" width="300" height="197" /></a><p class="wp-caption-text">Masjid yang terdapat di sekitar Keraton</p></div>
<p>Nuansa Islami ditunjukkan oleh bentuk pemerintahan kesultanan dengan  bahasa resmi yakni bahasa Wolio yang tertulis dengan aksara Wolio yang  menggunakan huruf Hijahiyah Arab. Sebuah warisan leluhur yang tak  terbantahkan. Namun sayang, keberadaan benteng Keraton serta berbagai  keragam dan kekayaan budayanya seolah terlupakan oleh pandangan sejarah  Nasional. Keunikan yang dimilikinya nyaris tak pernah mendapat pengakuan  di mata dunia.</p>
<p>Sebagai wadah yang menghimpun keajaiban dunia di Nusantara, MURI harus  segera melakukan upaya demi meraih pengakuan dunia untuk sebuah benteng  terluas beserta seabrek keunikannya yang kini berada di tengah-tengah  wilayah eks kesultanan Buton yakni di Kota Bau-Bau Sulawesi Tenggara.</p>
<p>Letaknya yang strategis berada pada dataran tinggi menandakan bahwa para  pendiri negeri ini dahulu kala memiliki peradaban. Konstruksi benteng  yang sulit dipecahkan oleh kecanggihan teknologi juga patut menjadi  bahan renungan bahwa kreativitas para leluhur Buton di masa lalu tak  bisa dianggap remeh.</p>
<p>Telah banyak upaya yang dilakukan pemerintah daerah demi perjuangan  untuk memperkenalkan keunikan budaya Buton dengan segala bentuk  peninggalan sejarahnya. Diantaranya kegiatan Simposium Internasional  pernaskahan Nusantara yang diselenggarakan pada Bulan Agustus 2005.  Kegiatan ini diikuti oleh utusan dari para pakar budaya dari dalam dan  luar negeri diantaranya Singapura, Malaysia, Jepang, China, Jerman,  Belanda, Rusia dan beberapa negara lain di dunia. Upaya ini tak terlepas  dari keseriusan pemerintah Kota Bau-bau di bawah kendali Walikota I  Baubau Drs. MZ Amirul Tamim, M.Si dengan visi misinya menjadikan daerah  ini sebagai Pintu gerbang ekonomi dan pariwisata dengan berlandaskan  pada agama dan budaya lokal.</p>
<br />Filed under: <a href='http://irwansixsma.wordpress.com/category/sejarah/'>Sejarah</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/irwansixsma.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/irwansixsma.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/irwansixsma.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/irwansixsma.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/irwansixsma.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/irwansixsma.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/irwansixsma.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/irwansixsma.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/irwansixsma.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/irwansixsma.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/irwansixsma.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/irwansixsma.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/irwansixsma.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/irwansixsma.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwansixsma.wordpress.com&amp;blog=11621581&amp;post=34&amp;subd=irwansixsma&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irwansixsma.wordpress.com/2010/04/30/peninggalan-sejarah-yang-terlupakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/810f3664a3b287950773e22398646998?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">irwansixsma</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://irwansixsma.files.wordpress.com/2010/04/100_0622.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">100_0622</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://irwansixsma.files.wordpress.com/2010/04/3493134302_704a0068c2_b2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">3493134302_704a0068c2_b2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://irwansixsma.files.wordpress.com/2010/04/benteng_keraton_buton.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Benteng_Keraton_Buton</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://irwansixsma.files.wordpress.com/2010/04/baubau-kraton-11.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">baubau kraton 1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://irwansixsma.files.wordpress.com/2010/04/kota-bau-bau.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">kota-bau-bau</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kenakalan Remaja</title>
		<link>http://irwansixsma.wordpress.com/2010/04/26/kenakalan-remaja/</link>
		<comments>http://irwansixsma.wordpress.com/2010/04/26/kenakalan-remaja/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Apr 2010 07:51:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irwansixsma</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irwansixsma.wordpress.com/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[Konsep Kenakalan Remaja Pada dasarnya kenakalan remaja menunjuk pada suatu bentuk perilaku remaja yang tidak sesuai dengan norma-norma yang hidup di dalam masyarakatnya. Kartini Kartono (1988 : 93) mengatakan remaja yang nakal itu disebut pula sebagai anak cacat sosial. Mereka menderita cacat mental disebabkan oleh pengaruh sosial yang ada ditengah masyarakat, sehingga perilaku mereka dinilai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwansixsma.wordpress.com&amp;blog=11621581&amp;post=30&amp;subd=irwansixsma&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ol>
<li>Konsep Kenakalan Remaja</li>
</ol>
<p><a href="http://irwansixsma.files.wordpress.com/2010/04/poster-anti-narkoba_juara-10.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-31" title="poster-anti-narkoba_juara-10" src="http://irwansixsma.files.wordpress.com/2010/04/poster-anti-narkoba_juara-10.jpg?w=640" alt=""   /></a> Pada dasarnya  kenakalan remaja menunjuk pada suatu bentuk perilaku remaja yang tidak sesuai dengan norma-norma  yang hidup di dalam masyarakatnya. Kartini Kartono (1988 : 93) mengatakan  remaja yang nakal itu disebut pula sebagai anak cacat sosial. Mereka menderita  cacat mental disebabkan oleh pengaruh sosial yang ada ditengah masyarakat,  sehingga perilaku mereka dinilai oleh masyarakat sebagai suatu kelainan dan  disebut “kenakalan”. Dalam Bakolak inpres no: 6 / 1977 buku pedoman 8, dikatakan  bahwa kenakalan remaja adalah kelainan tingkah laku / tindakan remaja yang bersifat anti sosial, melanggar norma sosial, agama serta ketentuan hukum yang berlaku  dalam masyarakat.</p>
<p>Singgih D. Gumarso  (1988 : 19), mengatakan dari segi hukum kenakalan remaja digolongkan dalam dua kelompok yang  berkaitan dengan norma-norma hukum yaitu : (1) kenakalan yang bersifat amoral dan  sosial serta tidak diantar dalam undang-undang sehingga tidak dapat atau sulit digolongkan sebagai pelanggaran hukum ; (2) kenakalan yang bersifat  melanggar hukum dengan penyelesaian sesuai dengan undang-undang dan hukum yang  berlaku sama dengan perbuatan melanggar hukum bila dilakukan orang dewasa.  Menurut bentuknya, Sunarwiyati S (1985) membagi kenakalan remaja kedalam tiga  tingkatan ; (1) kenakalan biasa, seperti suka berkelahi, suka keluyuran, membolos sekolah, pergi dari rumah tanpa pamit (2) kenakalan yang menjurus pada pelanggaran dan kejahatan seperti mengendarai mobil tanpa SIM, mengambil  barang orang tua tanpa izin (3) kenakalan khusus seperti penyalahgunaan  narkotika, hubungan seks diluar nikah, pemerkosaan dll. Kategori di atas yang  dijadikan ukuran kenakalan remaja dalam penelitian.</p>
<p><a href="http://irwansixsma.files.wordpress.com/2010/04/15858_1210549107493_1341710853_30674662_7979763_n.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-32" title="15858_1210549107493_1341710853_30674662_7979763_n" src="http://irwansixsma.files.wordpress.com/2010/04/15858_1210549107493_1341710853_30674662_7979763_n.jpg?w=640" alt=""   /></a>Tentang normal  tidaknya perilaku kenakalan atau perilaku menyimpang, pernah dijelaskan dalam pemikiran  Emile Durkheim (dalam Soerjono Soekanto, 1985 : 73). Bahwa perilaku menyimpang  atau jahat kalau dalam batas-batas tertentu dianggap sebagai fakta sosial  yang normal dalam bukunya “ <em>Rules of  Sociological Method</em>” dalam batas-batas tertentu kenakalan adalah normal karena tidak mungkin  menghapusnya secara tuntas, dengan demikian perilaku dikatakan normal sejauh perilaku tersebut tidak menimbulkan keresahan dalam masyarakat, perilaku tersebut terjadi dalam batas-batas tertentu dan melihat pada sesuatu perbuatan  yang tidak disengaja. Jadi kebalikan dari perilaku yang dianggap normal yaitu perilaku nakal/jahat yaitu perilaku yang disengaja meninggalkan  keresahan pada masyarakat.</p>
<ol>
<li>Keberfungsian      sosial</li>
</ol>
<p>Istilah  keberfungsian sosial mengacu pada cara-cara yang dipakai oleh individu akan kolektivitas seperti  keluarga dalam bertingkah laku agar dapat melaksanakan tugas-tugas kehidupannya  serta dapat memenuhi kebutuhannya. Juga dapat diartikan sebagai  kegiatan-kegiatan yang dianggap penting dan pokok bagi penampilan beberapa peranan sosial tertentu yang harus dilaksanakan oleh setiap individu sebagai  konsekuensi dari keanggotaannya dalam masyarakat. Penampilan dianggap efektif  diantarannya jika suatu keluarga mampu melaksanakan tugas-tugasnya, menurut (Achlis, 1992) keberfungsian sosial adalah kemampuan seseorang dalam melaksanakan tugas  dan peranannya selama berinteraksi dalam situasi social tertentu berupa  adanya rintangan dan hambatan dalam mewujudkan nilai dirinnya mencapai  kebutuhan hidupnya.</p>
<p>Keberfungsian  sosial kelurga mengandung pengertian pertukaran dan kesinambungan, serta adaptasi resprokal antara keluarga dengan anggotannya, dengan lingkungannya, dan dengan  tetangganya dll. Kemampuan berfungsi social secara positif dan adaptif bagi sebuah  keluarga salah satunnya jika berhasil dalam melaksanakan tugas-tugas kehidupan,  peranan dan fungsinya terutama dalam sosialisasi terhadap anggota keluarganya.</p>
<p><strong> V. </strong><strong>HASIL PENELITAN</strong></p>
<p>1.Bentuk Kenakalan Yang Dilakukan Responden</p>
<p>Berdasarkan data  di lapangan dapat disajikan hasil penelitian tentang kenakalan remaja sebagai salah satu  perilaku menyimpang hubungannya dengan keberfungsian sosial keluarga di Pondok  Pinang pinggiran kota metropolitan Jakarta. Adapun  ukuran yang digunakan untuk mengetahui kenakalan seperti yang disebutkan dalam kerangka konsep yaitu  (1) kenakalan biasa  (2) Kenakalan yang menjurus pada pelanggaran dan kejahatan dan (3) Kenakalan Khusus.  Responden dalam penelitian ini berjumlah 30 responden, dengan jenis kelamin  laki-laki 27 responden, dan perempuan 3 responden. Mereka berumur antara 13 tahun-21  tahun. Terbanyak mereka yang berumur antara 18 tahun-21 tahun.</p>
<p>B. Hubungan Antara Variabel Independen dan  Dependen</p>
<p>1.Hubungan antara       jenis kelamin dengan tingkat kenakalan</p>
<p>Salah satu hubungan variabel yang disajikan  disini adalah hubungan antara jenis kelamin dengan tingkat kenakalan. Hal ini  untuk mengetahui apakah anak laki-laki lebih nakal dari anak perempuan atau probalitasnya sama. Berdasarkan tabel hubungan diperoleh data sebagai  berikut; Anak laki-laki yang melakukan kenakalan biasa 3 responden (10%),  kenakalan yang menjurus pada pelanggaran dan kejahatan  2 responden, dan kenakalan khusus 22   responden (73,3%). Sedangkan anak perempuan yang melakukan  kenakalan biasa 2 responden (2,7%) dan kenakalan khusus 1 responden (3,3%).  Kenyataan tersebut menunjukkan  bahwa sebagian besar yang melakukan kenakalan khusus  adalah anak laki-laki (73,3%), namun terdapat juga anak  perempuannya. Kalau dibandingkan diantara 27 responden anak laki-laki 22 responden (81,5%)  diantaranya melakukan kenakalan khusus, sedangkan dari 3 responden perempuan 1 responden  (33,3%) yang melakukan kenakalan khusus, berarti probababilitas anak laki-laki lebih besar kecenderungannya untuk melakukan kenakalan khusus. Demikian juga yang  melakukan kenakalan yang menjurus pada pelanggaran dan kejahatan,  anak  perempuan tidak ada yang melakukannya. Dengan demikian maka anak laki-laki kecenderungannya akan melakukan  kenakalan yang menjurus pada pelanggaran dan kejahatan lebih dibandingkan dengan  anak perempuan.</p>
<p>Hubungan antara       pekerjaan responden dengan tingkat kenakalan yang dilakukan</p>
<p>Berdasarkan data yang ada, pekerjaan  responden adalah sebagai pelajar dan  tidak bekerja (menganggur) masing-masing 13 responden (43,3%), sebagai buruh dan  berdagang  masing-masing 2 responden (6,7%). Dari tabel  korelasi persebaran datanya sebagai berikut; Pelajar yang melakukan kenakalan biasa 5 responden  (16,7%), kenakalan yang menjurus pada pelanggaran dan kejahatan 2 responden  (6,7%),  dan kenakalan khusus 6 responden (20%) . Sedangkan mereka yang tidak bekerja (menganggur) semuanya 13 responden melakukan kenakalan khusus, juga mereka yang bekerja sebagai pedagang  dan buruh semuanya melakukan kenakalan khusus. Dari  data tersebut dapat disimpulkan bahwa kecenderungan untuk  melakukan kenakalan khusus ataupun jenis kenakalan lainnya adalah mereka yang  tidak sibuk, atau banyak waktu luang yang tidak dimanfaatkan untuk kegiatan  positif.</p>
<p>1. Hubungan  antara tingkat pendidikan dengan tingkat kenakalan yang dilakukan</p>
<p>Seharusnya semakin  tinggi tingkat pendidikan akan semakin rendah  melakukan kenakalan. Sebab dengan pendidikan yang semakin tinggi, nalarnya semakin  baik. Artinya mereka tahu aturan-aturan ataupun norma sosial mana yang  seharusnya tidak boleh dilanggar. Atau mereka tahu rambu-rambu mana yang harus dihindari  dan mana yang harus dikerjakan. Tetapi dalam kenyataannya tidak demikian.  Mereka yang tamat SLTA justru yang paling banyak melakukan tindak kenakalan 17 responden (56,7%) yang berarti separoh lebih,  dengan terbanyak 12 responden (40%) melakukan kenakalan khusus, 2 responden (6,7%) melakukan kenakalan yang menjurus pada pelanggaran dan kejahatan, dan 4 responden (13,3%) melakukan kenakalan biasa. Demikian  juga mereka yang pendidikan terakhirnya SLTP, dari 12 responden, 11 responden (36,7%) melakukan kenakalan khusus. Sedang mereka yang hanya tamat SD 1 responden juga melakukan kenakalan khusus. Dengan demikian maka tidak  ada hubungan antara tingkatan pendidikan dengan  kenakalan yang dilakukan, artinya semakin tinggi pendidikannya  tidak bisa dijamin untuk tidak melakukan kenakalan. Artinya di lokasi  penelitian kenakalan remaja yang dilakukan bukan karena rendahnya tingkat  pendidikan mereka, karena disemua tingkat pendidikan dari SD sampai dengan SLTA  proporsi untuk melakukan kenakalan sama kesempatannya. Dengan demikian faktor yang kuat adalah seperti yang  disebutkan di atas, yaitu adanya waktu luang yang tidak dimanfaatkan untuk kegiatan positif, dan adanya pengaruh buruk dalam sosialisasi dengan teman  bermainnya atau faktor lingkungan sosial yang besar pengaruhnya.</p>
<p>C. Hubungan Antara Kenakalan Remaja Dengan Keberfungsian Sosial Keluarga</p>
<p>Dalam kerangka  konsep telah diuraikan tentang keberfungsian sosial keluarga, diantaranya   adalah  kemampuan berfungsi sosial secara positif dan adaptif bagi keluarga  yaitu jika berhasil dalam melaksanakan tugas-tugas kehidupan, peranan, dan  fungsinya serta mampu memenuhi kebutuhannya.</p>
<p>1.Hubungan  antara pekerjaan orang tuanya dengan tingkat kenakalan</p>
<p>Untuk  mengetahui apakah kenakalan juga ada hubungannya dengan pekerjaan orangtuanya, artinya tingkat pemenuhan  kebutuhan hidup. Karena pekerjaan orangtua dapat dijadikan ukuran kemampuan  ekonomi, guna memenuhi kebutuhan keluarganya. Hal ini perlu diketahui karena dalam keberfungsian sosial, salah satunya adalah mampu memenuhi kebutuhannya. Berdasarkan data yang ada mereka yang pekerjaan oangtuanya sebagai  pegawai negeri 5 responden (16,7%), berdagang 4 responden (13,3%), buruh 5  responden (16,6%), tukang kayu 2 responden (6,7%), montir/sopir 6 responden (20%), wiraswasta 5 responden (16,6%), dan pensiunan 1 responden (3,3%).</p>
<p>Dari tabel  korelasi diketahui bahwa kecenderungan anak pegawai negeri walaupun melakukan kenakalan, namun  pada tingkat kenakalan biasa. Lain halnya bagi mereka yang orang tuanya  mempunyai pekerjaan dagang, buruh, montir/sopir, dan wiraswasta yang  kecendrungannya melakukan kenakalan khusus. Hal ini berarti pekerjaan orang tua  berhubungan dengan tingkat kenakalan yang dilakukan oleh anak-anaknya. Keadan yang  demikian karena mungkin bagi pegawai negeri lebih memperhatikan anaknya untuk  mencapai masa depan yang lebih baik, ataupun kedisiplinan yang diterapkan serta nilai-nilai yang disosisalisasikan lebih efektif. Sedang bagi mereka  yang bukan pegawai negeri  hanya sibuk mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, sehingga kurang ada  perhatian pada sosialisasai penanaman nilai dan norma-norma sosial kepada anak-anaknya.  Akibat dari semua itu maka anak-anaknya lebih tersosisalisasi oleh kelompoknya  yang kurang mengarahkan pada kehidupan yang normative.</p>
<p>1.Hubungan  antara keutuhan keluarga dengan tingkat kenakalan</p>
<p>Secara teoritis keutuhan keluarga dapat berpengaruh terhadap kenakalan remaja.  Artinya banyak terdapat anak-anak remaja yang nakal datang dari keluarga yang  tidak utuh, baik dilihat dari struktur keluarga maupun dalam interaksinya di  keluarga</p>
<p>.</p>
<p>Dilihat dari  keutuhan struktur keluarga, 21 responden (70%) dari keluarga utuh, dan 9 responden dari keluarga  tidak utuh. Berdasarkan data pada tabel korelasi ternyata struktur keluarga  ketidak utuhan struktur keluarga bukan jaminan bagi anaknya untuk melakukan  kenakalan, terutama kenakalan khusus. Karena ternyata mereka yang berasal dari  keluarga utuh justru lebih banyak yang melakukan kenakalan khusus.</p>
<p>Namun jika dilihat  dari keutuhan dalam interaksi, terlihat jelas bahwa mereka  yang melakukan kenakalan khusus berasal dari keluarga yang  interaksinya kurang dan tidak serasi sebesar 76,6%. Perlu diketahui bahwa keluarga  yang interaksinya serasi berjumlah 3 responden (10%), sedangkan yang  interaksinya kurang serasi 14 responden (46,7%), dan yang tidak serasi 13 responden  (43,3%). Jadi ketidak berfungsian keluarga untuk menciptakan keserasian dalaam  interaksi mempunyai kecenderungan anak remajanya melakukan kenakalan. Artinya  semakin tidak serasi hubungan atau interaksi dalam keluarga tersebut tingkat  kenakalan yang dilakukan semakin berat, yaitu pada kenakalan khusus.</p>
<p>1.Hubungan  antara kehidupan beragama keluarganya dengan tingkat kenakalan</p>
<p>Kehidupan beragama  kelurga juga dijadikan salah satu ukuran untuk melihat keberfungsian sosial keluarga.  Sebab dalam konsep keberfungsian juga dilihat dari segi rokhani. Sebab  keluarga yang menjalankan kewajiban agama secara baik, berarti mereka akan menanamkan nilai-nilai dan norma yang baik. Artinya secara teoritis bagi keluarga  yang menjalankan kewajiban agamanya secara baik, maka anak-anaknyapun akan  melakukan hal-hal yang baik sesuai dengan norma agama. Berdasarkan data yang ada  mereka yang keluarganya taat beragama 6 responden (20%), kurang taat beragama  15 responden (50%), dan tidak taat beragama 9 responden (30%). Dari tabel  korelasi diketahui 70% dari responden yang keluarganya kurang dan tidak taat  beragama melakukan kenakalan khusus.</p>
<p>Dengan  demikian ketaatan dan tidaknya beragama bagi  keluarga sangat berhubungan dengan kenakalan yang dilakukan oleh anak-anaknya. Hal ini  berarti bahwa bagi keluarga yang taat menjalankan kewajiban agamanya kecil  kemungkinan anaknya melakukan kenakalan, baik kenakalan yang menjurus pada  pelanggaran dan kejahatan maupun kenakalan khusus, demikian juga sebaliknya.</p>
<ol>
<li>Hubungan  antara sikap orang tua dalam pendidikan anaknya dengan tingkat kenakalan</li>
</ol>
<p>Salah  satu sebab kenakalan yang disebutkan pada kerangka konsep di atas adalah sikap orang tua dalam mendidik  anaknya. Mereka yang orang tuanya otoriter sebanyak 5 responden (16,6%),  overprotection 3 responden (10%), kurang memperhatikan 12 responden (40%), dan tidak memperhatikan sama sekali 10 responden (33,4%). Dari tabel korelasi  diperoleh data seluruh responden yang orang tuanya tidak memperhatikan sama sekali melakukan kenakalan khusus dan yang kurang memperhatikan 11 dari 12  responden melakukan kenakalan khusus.  Dari kenyataan tersebut ternyata peranan keluarga dalam pendidikan sangat  besar pengaruhnya terhadap kehidupan anak.</p>
<ol>
<li>Hubungan  antara interaksi keluarga dengan lingkungannya dengan tingkat kenakalan</li>
</ol>
<p>Keluarga merupakan  unit terkecil dalam masyarakat, oleh karena itu mau tidak mau harus berhubungan dengan  lengkungan sosialnya. Adapun yang diharapkan dari hubungan tersebut adalah serasi,  karena keserasian akan menciptakan kenyamanan dan ketenteraman. Apabila hal itu  dapat diciptakan, hal itu meruapakan proses sosialisasi yang baik bagi  anak-anaknya. Mereka yang berhubungan serasi dengan lingkungan sosialnya berjumlah 8 responden (26,6%), kurang serasi 12 responden (40%), dan tidak serasi 10 responden (33,4%). Dari data yang ada terlihat bagi keluarga yang kurang  dan tidak serasi hubungannya dengan tetangga atau lingkungan sosialnya  mempunyai kecenderungan anaknya melakukan kenakalan pada tingkat yang lebih berat  yaitu kenakalan khusus. Keadaan tersebut dapat dilihat dari 23 responden yang melakukan kenakalan khusus   19 responden dari dari keluarga yang interaksinya dengan tetangga kurang atau tidak  serasi.</p>
<p>6. Pernah  tidaknya responden ditahan dan dihukum hubungannya dengan  keutuhan struktur dan interaksi keluarga, serta ketaatan keluarga dalam  menjalankan kewajiban beragama</p>
<p>Data tentang  responden yang pernah ditahan berjumlah 15 responden, dari jumlah tersebut 3 responden (20%)  karena kasus perkelaian, masing-masing 1 responden (6,7%) karena kasus  penegeroyokan dan pembunuhan, 5 responden (33,3%) karena kasus obat terlarang  (narkotika) dan 8 responden (53,3%) karena kasus pencurian.</p>
<p>Sedangkan  responden yang pernah dihukum penjara berjumlah 10 responden dengan rincian 7 responden karena kasus pencurian, masing-masing 1 responden karena ksus pengeroyokan,  pembunuhan, dan narkotika. Adapun lamanya mereka dihukum antara 1 bulan-3 tahun, dengan  rincian sebagai berikut 4 responden (40%) dihukum penjara selama 1 bulan, 3  responden (30%) dihukum 3 bulan, masing-masing 1 responden (10%) dihukum 7 bulan, 2 tahun, dan 3 tahun . Dari responden yang pernah ditahan dan di hukum  semuanya dari keluarga yang struktur keluarganya utuh, tetapi interaksinya kurang  dan tidak serasi. Hal ini menunjukkan bahwa masalah interaksi dalam keluarga merupakan sebab utama seorang remaja sampai ditahan dan dihukum penjara. Sedangkan dari sudut ketaatan dalam menjalankan kewajiban agam bagi  keluarganya masih terdapat 1 responden yang pernah ditahan dan dihukum karena kasus pencurian. Artinya bahwa ketaatan beragama dari keluarganya belum  menjamin anaknya bebas dari kenakalan dan ditahan serta dihukum.</p>
<p>D. Analisis Hubungan Antara Keberfungsian  Sosial Keluarga dengan Kenakalan</p>
<p>Remaja</p>
<p>Setelah  dianalisis secara bivariat antara beberapa variabel, maka untuk melengkapinya dianalisis secara  statistik dengan rumus product moment guna  melihat keeratan hubungan tersebut. Berdasarkan tabel distribusi koefisiensi  korelasi product moment diperoleh data sebagai berikut; nilai x = 510   y = 322 x2 = 9.010    y2 =  3.752     xy = 5.283    hasil  perhitungan yang diperoleh = &#8211; 0,6022. Sedang nilai r yang diperoleh dalam tabel dengan taraf  significansi 5%, dengan sampel 30 adalah 0,361   Berdasarkan data tersebut karena nilai r yang diperoleh dari hasil penelitian jauh  dari batas significansi nilai r yang diperolehnya  berarti ada hubungan negative antara keberfungsian keluarga  dengan kenakalan remaja yang dilakukan. Artinya semakin tinggi tingkat  berfungsi sosial keluarga, akan semakin rendah tingkat kenakalan remajanya,  demikian sebaliknya semakin rendah keberfungsian sosial keluarga maka akan  semakin  tinggi tingkat kenakalan remajanya.</p>
<p>Dari uraian di atas bisa dilihat bahwa secara jenis kelamin terlihat remja  pria lebih cenderung melakukan kenakalan pada tinglat khusus, walaupun  demilikan juga remaja perempuan yang melakukan kenakalan khusus. Dari sudut  pekerjaan atau kegiatan sehari-hari remaja ternyata yang menganggur mempunyai  kecenderungan tinggi melakukan kenakalan khusus demikian juga mereka yang  berdagang dan menjadi buruh juga tinggi kecenderungannya untuk melakukan kenakalan khusus. Pemenuhan kebutuhan  keluarga juga berpengaruh pada tingkat kenakalan remajanya, artinya bagi keluarga  yang tiap hari hanya berpikir untuk memenuhi kebutuhan keluarganya seperti  yang orang tuanya bekerja sebagai buruh, tukang, supir dan sejenisnya  ternyata anaknya kebanyakan melakukan kenakalan khusus. Demilian juga bagi  keluarga yang interaksi sosialnya kurang dan tidak serasi anak-anaknya melakukan  kenakalan khusus. Kehidupan beragama keluarga juga berpengaruh kepada tingkat  kenakalan remajanya, artinya dari keluarga yang taat menjalankan agama  anak-anaknya hanya melakukan kenakalan biasa, tetapi bagi keluarga yang kurang dan tidak  taat menjalankan ibadahnya anak-anak mereka pada umumnya melakukan kenakalan khusus.Hal lain yang dapat dilihat bahwa sikap orang orang tua dalam sosialisasi terhadap anaknya juga sangat berpengaruh terhadap tingkat  kenakalan yang dilakukan, dari data yang diperoleh bagi keluarga yang kurang dan  masa bodoh dalam pendidikan (baca sosialisasi) terhadap anaknya maka umumnya  anak mereka melakukan kenakalan khusus. Dan akhirnya keserasian hubungan  antara keluarga dengan lingkungan sosialnya juga berpengaruh pada kenakalan  anak-anak mereka. Mereka yang hubungan sosialnya dengan lingkungan serasi  anak-anaknya walaupun melakukan kenakalan tetapi pada tingkat kenakalan biasa, tetapi  mereka yang kurang dan tidak serasi hubungan sosialnya dengan lingkungan  anak-anaknya melakukan kenakalan khusus.</p>
<ol>
<li><strong>VI. </strong><strong>Kesimpulan</strong></li>
</ol>
<p>Berdasarkan  analisis di atas, ditemukan bahwa remaja yang memiliki waktu luang banyak seperti mereka yang tidak  bekerja atau menganggur dan masih pelajar kemungkinannya lebih besar untuk  melakukan kenakalan atau perilaku menyimpang. Demikian juga dari keluarga yang  tingkat keberfungsian sosialnya rendah maka kemungkinan besar anaknya akan  melakukan kenakalan pada tingkat yang lebih berat.Sebaliknya bagi keluarga yang  tingkat keberfungsian sosialnya tinggi maka kemungkinan anak-anaknya melakukan kenakalan sangat kecil, apalagi kenakalan khusus. Dari analisis  statistik (kuantitatif) maupun kualitatif dapat ditarik kesimpulan umum  bahwa ada hubungan negatif antara keberfungsian sosial keluarga dengan kenakalan remaja, artinya bahwa  semakin tinggi keberfungsian social keluarga akan semakin rendah kenakalan yang dilakukan oleh remaja. Sebaliknya semakin ketidak berfungsian sosial  suatu keluarga maka semakin tinggi tingkat kenakalan remajanya (perilaku  menyimpang yang dilakukanoleh remaja. Berdasarkan kenyataan di atas, maka untuk memperkecil tingkat kenakalan remaja ada dua hal yang perlu diperhatikan  yaitu meningkatkan keberfungsian sosial keluarga melalui program-program  kesejahteraan sosial yang berorientasi pada keluarga dan pembangunan social yang  programnya sangat berguna bagi pengembangan masyarakat secara keseluuruhan Di  samping itu untuk memperkecil perilaku menyimpang remaja dengan memberikan  program-program untuk mengisi waktu luang, dengan meningkatkan program di tiap karang  taruna. Program ini terutama diarahkan pada peningkatan sumber daya manusianya  yaitu program pelatihan yang mampu bersaing dalam pekerjaan yang sesuai dengan kebutuhan.</p>
<p>sumber :http:<a href="http://www.depsos.go.id/Balatbang/Puslitbang%20UKS/2004/Masngudin.htm">//www.depsos.go.id/Balatbang/Puslitbang%20UKS/2004/Masngudin.htm</a></p>
<br />Filed under: <a href='http://irwansixsma.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/irwansixsma.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/irwansixsma.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/irwansixsma.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/irwansixsma.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/irwansixsma.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/irwansixsma.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/irwansixsma.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/irwansixsma.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/irwansixsma.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/irwansixsma.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/irwansixsma.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/irwansixsma.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/irwansixsma.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/irwansixsma.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwansixsma.wordpress.com&amp;blog=11621581&amp;post=30&amp;subd=irwansixsma&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irwansixsma.wordpress.com/2010/04/26/kenakalan-remaja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/810f3664a3b287950773e22398646998?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">irwansixsma</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://irwansixsma.files.wordpress.com/2010/04/poster-anti-narkoba_juara-10.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">poster-anti-narkoba_juara-10</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://irwansixsma.files.wordpress.com/2010/04/15858_1210549107493_1341710853_30674662_7979763_n.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">15858_1210549107493_1341710853_30674662_7979763_n</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cara Merawat Laptop Anda</title>
		<link>http://irwansixsma.wordpress.com/2010/03/27/cara-merawat-laptop-anda/</link>
		<comments>http://irwansixsma.wordpress.com/2010/03/27/cara-merawat-laptop-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Mar 2010 07:16:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irwansixsma</dc:creator>
				<category><![CDATA[cara merawat laptop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irwansixsma.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Sumber :http://devit1104.blogspot.com/2009/02/tips-cara-merawat-laptop.html 01. Jangan sembarangan mendownload software gratis dari internet. Terlebih lagi misalnya software yang seolah-olah sebagai suatu antivirus. Gunakan software-software yang telah Anda dapatkan dari paket laptop yang Anda beli. Risiko virus bisa merusak ke dalam laptop Anda jika Anda sembarangan menggunakan software dari internet. Jika Anda tetap ingin menggunakan software hasil download, maka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwansixsma.wordpress.com&amp;blog=11621581&amp;post=27&amp;subd=irwansixsma&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sumber :<a href="http://devit1104.blogspot.com/2009/02/tips-cara-merawat-laptop.html">http://devit1104.blogspot.com/2009/02/tips-cara-merawat-laptop.html</a></p>
<p>01. Jangan sembarangan mendownload software gratis dari internet.</p>
<p>Terlebih lagi misalnya software yang seolah-olah sebagai suatu antivirus. Gunakan software-software yang telah Anda dapatkan dari paket laptop yang Anda beli. Risiko virus bisa merusak ke dalam laptop Anda jika Anda sembarangan menggunakan software dari internet. Jika Anda tetap ingin menggunakan software hasil download, maka pastikan sudah Anda scan software tersebut dengan antivirus yang Anda miliki.</p>
<p>02. Jangan memberikan Penutup apapapun termasuk sarung Laptop pada saat Laptop anda dalam keadaan menyala karena berdasarkan pengalaman Laptop teman saya Processor Laptopnya akan mati karena sirkulasi udara yang tidak ada di bawah permukaan Laptop</p>
<p>03. Menurut survei, kerusakan laptop yang paling umum terjadi pada harddisk dan LCD display/layar. Kerusakan harddisk diakibatkan benturan atau terjatuh. Kerusakan LCD biasanya karena terpapar sinar matahari dan tekanan fisik.</p>
<p>04. Rapikanlah kabel-kabel adaptor atau kabel lain yang sedang terhubung dengan laptop, jangan sampai membuat orang lain tersandung.</p>
<p>05. Selain kerusakan harddisk dan LCD, tumpahan cairan adalah penyebab kerusakan laptop yang paling umum, atau pakai selembar film-transparan yang disebut ‘keyboard protector’.</p>
<p>06. Hindari Getaran dan Jauhkan laptop dari alat pengeras suara, misalnya loudspeaker, mesin/kendaraan berat, dan sumber getaran lainnya.</p>
<p>07 Jaga kebersihan laptop, lap dengan kain bersih atau kapas agar bebas debu.</p>
<p>08. Lindungi modem laptop. Gunakan modem yang mempunyai fitur digital-line guard. Karena fitur ini akan menjaga modem dari kerusakan jika secara tidak sengaja mencolokkan kabel modem ke jack telpon digital PABX atau jalur ISDN. Dan berhati-hatilah ketika akan mencolokkan kabel telepon ke laptop karena kawat logam dalam konektor modem laptop sangat tipis dan mudah bengkok.<br />
09. Dalam iklim Asia, suhu yang lembab bisa jadi masalah besar untuk laptop yang dirancang di Amerika Serikat. Untuk mengurangi kemungkinan masalah, pastikan laptop tersimpan di tempat yang kering dan sejuk. Jika laptop tidak digunakan untuk waktu yang lama, simpanlah laptop dalam wadah yang rapat dan masukkan silica gel . Silica gel ini seperti halnya yang terdapat dalam botol obat, kemasan barang2 elektronik (bungkusan kecil bertuliskan ‘Dessicant Silica Gel’). Atau bisa dibeli di toko bahan kimia. Silica gel ini merupakan bahan kimia yg bersifat Higroskopis (menyerap uap air / kelembaban).</p>
<p>10.Listrik padam dan gangguan tegangan dapat terjadi sewaktu-waktu, di rumah, di kamar hotel atau di kantor. Jika memungkinkan, gunakanlah ’surge-protector’ jika sedang menggunakan AC outlet. Dan jangan lupa membuat back-up data secara rutin.</p>
<p>11. Gunakanlah selalu tas laptop ketika sedang bepergian.</p>
<br />Filed under: <a href='http://irwansixsma.wordpress.com/category/cara-merawat-laptop/'>cara merawat laptop</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/irwansixsma.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/irwansixsma.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/irwansixsma.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/irwansixsma.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/irwansixsma.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/irwansixsma.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/irwansixsma.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/irwansixsma.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/irwansixsma.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/irwansixsma.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/irwansixsma.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/irwansixsma.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/irwansixsma.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/irwansixsma.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwansixsma.wordpress.com&amp;blog=11621581&amp;post=27&amp;subd=irwansixsma&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irwansixsma.wordpress.com/2010/03/27/cara-merawat-laptop-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/810f3664a3b287950773e22398646998?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">irwansixsma</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Asas Kewarganegaraan dan Pewarganegara</title>
		<link>http://irwansixsma.wordpress.com/2010/02/25/asas-kewarganegaraan-dan-pewarganegara/</link>
		<comments>http://irwansixsma.wordpress.com/2010/02/25/asas-kewarganegaraan-dan-pewarganegara/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Feb 2010 12:05:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irwansixsma</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asas kewarganegaraan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irwansixsma.wordpress.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[1. Asas Kewarganegaraan A.Asas Ius Soli (Law Of The Soli) Asas Ius Soli adalah asas yang menentukan kewarganegaraan seseorang berdasarkan Negara tempat kelahirannya. B.Asas ius Sanguinis (law Of The Blood) Asas ius sanguinis adalah penentuan kewarganegaraan berdasarkan keturunan/pertalian darah.Artinya kewarganegaraan berdasarkan keturunan/pertalian darah.Artinya,penentuan kewarganegaraan berdasarkan kewarganegaraan kedua orang tuannya. C.Asas kewarganegaraan tunngal Asas kewarganegaraan tunggal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwansixsma.wordpress.com&amp;blog=11621581&amp;post=24&amp;subd=irwansixsma&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>1. Asas Kewarganegaraan</p>
<p>A.Asas Ius Soli (Law Of The Soli)</p>
<p>Asas Ius Soli adalah asas yang menentukan kewarganegaraan seseorang berdasarkan Negara tempat kelahirannya.</p>
<p>B.Asas ius Sanguinis (law Of The Blood)</p>
<p>Asas ius sanguinis adalah penentuan kewarganegaraan berdasarkan keturunan/pertalian darah.Artinya kewarganegaraan berdasarkan keturunan/pertalian darah.Artinya,penentuan kewarganegaraan berdasarkan kewarganegaraan kedua orang tuannya.</p>
<p>C.Asas kewarganegaraan tunngal</p>
<p>Asas kewarganegaraan tunggal adalah asas yang menentukan satu k<em>e</em><em>warganegaraan bagi setiap orang.</em></p>
<p><em>D.Asas kewarganegaraan Ganda Terbatas</em></p>
<p><em> Asas kewarganegaraan ganda terbaeas adalah asas menentukan kewarganegaran  ganda </em></p>
<p><em>Bagi anak-anak sesuai dengan undang-undang yang berlaku. </em></p>
<br />Filed under: <a href='http://irwansixsma.wordpress.com/category/asas-kewarganegaraan/'>Asas kewarganegaraan</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/irwansixsma.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/irwansixsma.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/irwansixsma.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/irwansixsma.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/irwansixsma.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/irwansixsma.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/irwansixsma.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/irwansixsma.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/irwansixsma.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/irwansixsma.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/irwansixsma.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/irwansixsma.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/irwansixsma.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/irwansixsma.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwansixsma.wordpress.com&amp;blog=11621581&amp;post=24&amp;subd=irwansixsma&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irwansixsma.wordpress.com/2010/02/25/asas-kewarganegaraan-dan-pewarganegara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/810f3664a3b287950773e22398646998?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">irwansixsma</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>pelatihan pembuatan situs BLOG di PPLH Bali</title>
		<link>http://irwansixsma.wordpress.com/2010/01/24/pelatihan-pembuatan-situs-blog-di-pplh-bali/</link>
		<comments>http://irwansixsma.wordpress.com/2010/01/24/pelatihan-pembuatan-situs-blog-di-pplh-bali/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Jan 2010 07:55:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irwansixsma</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pembuatan Web]]></category>
		<category><![CDATA[PPLH Bali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irwansixsma.wordpress.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Hari minggu jam 9 pagi anak-anak dari smk saraswati,SMAN1,SMAN3,dan SMAN6  berkumpul di PPLH Bali JAlan hang tuah,pada jam 09.30,peserta di jelaskan dan di ajarkan,tentang pembuatan blog,bagaimana cara mentransfer data dari blog ke situs facebook, Seluruh Pesertanya ada 12 orng,para pembina pun banyak yang berdatangan dr berbagai tempat,mereka mengajarkan dengan sbar.pada jam 12 peserta beristirahat.dan pada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwansixsma.wordpress.com&amp;blog=11621581&amp;post=8&amp;subd=irwansixsma&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;">Hari minggu jam 9 pagi anak-anak dari smk saraswati,SMAN1,SMAN3,dan SMAN6  berkumpul di <a title="website PPLHbali" href="http://www,pplhbali.or.id" target="_blank">PPLH Bali</a> JAlan hang tuah,pada jam 09.30,peserta di jelaskan dan di ajarkan,tentang pembuatan blog,bagaimana cara mentransfer data dari blog ke situs facebook,</p>
<p style="text-align:left;">Seluruh Pesertanya ada 12 orng,para <a title="bali blogger" href="http://www.baliblogger.org" target="_blank">pembina </a>pun banyak yang berdatangan dr berbagai tempat,mereka mengajarkan dengan sbar.pada jam 12 peserta beristirahat.dan pada pukul 12.30,peserta melanjutka kembali sampai jam 15.45</p>
<p style="text-align:left;">
<br />Posted in Pembuatan Web  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/irwansixsma.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/irwansixsma.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/irwansixsma.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/irwansixsma.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/irwansixsma.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/irwansixsma.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/irwansixsma.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/irwansixsma.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/irwansixsma.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/irwansixsma.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/irwansixsma.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/irwansixsma.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/irwansixsma.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/irwansixsma.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwansixsma.wordpress.com&amp;blog=11621581&amp;post=8&amp;subd=irwansixsma&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irwansixsma.wordpress.com/2010/01/24/pelatihan-pembuatan-situs-blog-di-pplh-bali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/810f3664a3b287950773e22398646998?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">irwansixsma</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sampah Mencemari  Mencemari kota Denpasar</title>
		<link>http://irwansixsma.wordpress.com/2010/01/24/sampah-mencemari-mencemari-kota-denpasar/</link>
		<comments>http://irwansixsma.wordpress.com/2010/01/24/sampah-mencemari-mencemari-kota-denpasar/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Jan 2010 06:19:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irwansixsma</dc:creator>
				<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[sampah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irwansixsma.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Dari tahun ke tahun  kondisi  di Kota Denpasar  semakin  memprihatinkan,pertumbuhan dan kebutuhan masyarakat di Denpasar semakin bertambah ,dan mengakibatkan Kota Denpasar semakin tercemar oleh sampah.Sehingga kota Denpasar semakin kotor dan tidak beraturan,kesadaran masyarakat pun sangat minim tentang lingkungan di sekitar mereka. Pemerintah  kota Denpasar tidak tinggal diam,pemerintah kota Denpasar telah melakukan upaya-upaya melestarikan lingkungan ,dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwansixsma.wordpress.com&amp;blog=11621581&amp;post=3&amp;subd=irwansixsma&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://irwansixsma.files.wordpress.com/2010/01/sampah.jpg"><a href="http://irwansixsma.files.wordpress.com/2010/01/54904_tukang_sampah_menyusuri_jalan_ibukota_300_225.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-5" title="54904_tukang_sampah_menyusuri_jalan_ibukota_300_225" src="http://irwansixsma.files.wordpress.com/2010/01/54904_tukang_sampah_menyusuri_jalan_ibukota_300_225.jpg?w=640" alt=""   /></a><br />
</a></p>
<p>Dari tahun ke tahun  kondisi  di Kota Denpasar  semakin  memprihatinkan,pertumbuhan dan kebutuhan masyarakat di Denpasar semakin bertambah ,dan mengakibatkan Kota Denpasar semakin tercemar oleh sampah.Sehingga kota Denpasar semakin kotor dan tidak beraturan,kesadaran masyarakat pun sangat minim tentang lingkungan di sekitar mereka.</p>
<p>Pemerintah  kota Denpasar tidak tinggal diam,pemerintah kota Denpasar telah melakukan upaya-upaya melestarikan lingkungan ,dengan cara bersosialisasi di tengah-tengah linkungan masyarakat.</p>
<p>Pemerintah juga mengajarkan bagaimana cara merawat dan menjaga lingkungan serta mendaur ulang sampah menjadi barang yang bernilai tinggi.masyarakat pun menyambut dengan positif  cara pemerintah kota Denpasar.</p>
<p>Pemerintah kota Denpasar juga bersosialisasi di sekolah-sekolah (Taman Kanak-kanak Sampai Sekolah Menengah atas (SMA)),agar  anak sekolah menyadari betapa pentingnya menjaga linkungan mereka.</p>
<p>Agar lebih Maksimal Pemerintah kota Denpasar juga melakukan aksi menjaga linkungan,dengan Target anak sekolahan..Aksi lingkungan seperti clean beach,membersihkan sampah di puncak gunung mangu,Membersihkan sungai membersihkan mangrove,dll.</p>
<p>Pemerintah mengharapkan dengan adanya aksi lingkungan hidup dan sosialisasi,Denpasar bisa terbebas dari sampah,dan menjadi Bali bersih dan sehat.tetapi dengan adanya semua ini akankah Denpasar menjadi sehat dan terbebas dari <strong>SAMPAH ?</strong></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<br />Posted in lingkungan  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/irwansixsma.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/irwansixsma.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/irwansixsma.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/irwansixsma.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/irwansixsma.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/irwansixsma.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/irwansixsma.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/irwansixsma.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/irwansixsma.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/irwansixsma.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/irwansixsma.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/irwansixsma.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/irwansixsma.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/irwansixsma.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irwansixsma.wordpress.com&amp;blog=11621581&amp;post=3&amp;subd=irwansixsma&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irwansixsma.wordpress.com/2010/01/24/sampah-mencemari-mencemari-kota-denpasar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/810f3664a3b287950773e22398646998?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">irwansixsma</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://irwansixsma.files.wordpress.com/2010/01/54904_tukang_sampah_menyusuri_jalan_ibukota_300_225.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">54904_tukang_sampah_menyusuri_jalan_ibukota_300_225</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
